tjahh ellekz

tjahh ellekz
jaka ardiansyah

Minggu, 17 April 2011

DEMI MASA

demi masa............
melangkah dan terus melangkah
mencari arti hidup ini
antara ada dan tiada

terusik mimpi dalam balutan ilusi
berharap,walau itu tak pasti
mencari jati diri di sela hari
merajut asa di setiap masa

semua semu dan tak berujud
membawa hidup semakin kalut
gejolak hati terus menanti
yang bermuara ke alam mimpi

Tuhan..................
dimana arti kehidupan ini
kemana kucari kebenaran hakiki
karena semua terselubung ambisi
ga ada yang tulus suci
ga ada yang murni
ga ada yang abadi
semua kosong
semua bohong
semua untuk diri sendiri

dan aku tersadar,
sudah terlalu jauh aku berharap....

by: cah ellek

Sabtu, 09 April 2011

JIKA SUATU KETIKA ( kita tak lagi bersama )

JIKA SUATU KETIKA ( kita tak lagi bersama )

oleh cah ellek pada 08 April 2011 jam 11:32
 
Jika Suatu Ketika Kita Tak lagi Bersama
Aku ingin kau mengenang
segala kisah tentang kita
yang telah terpahat rapi di rangka langit
bersama segenap noktah peristiwa
juga canda dan pertengkaran kecil
yang mewarnai semua perjalanan kita
Dalam Lengang, Tanpa suara


Jika Suatu Ketika Kita Tak lagi Bersama
Aku ingin kau tetap menyimpan
setiap denyut nadi yang berdetak
dan degup cepat debar jantung
saat mataku memaku seraut wajah
disela derai gerimis menyapu beranda
kala kita pertama bertemu di temaram senja
Dalam Sepi, Tanpa irama


Jika Suatu Ketika Kita Tak lagi Bersama
Aku ingin kita meletakkan segala perih itu
disini, pada titik dimana kita akan berbalik
dan menyimpan senyum dibalik awan
lalu membiarkan waktu menggelindingkannya
hingga jauh kebatas cakrawala
bersama sesak rindu tertahan didada
Dalam Diam, Tanpa kata


Jika Suatu Ketika Kita Tak lagi Bersama
Aku ingin cinta itu tetap tersimpan rapi
pada larik bianglala, pada hujan, pada deru kereta,
pada embun di rerumputan, pada pucuk pepohonan
sembari memetik mimpi yang telah kita sematkan disana
lalu mendekapnya perlahan
Dalam Sunyi, Tanpa cahaya


Jika Suatu Ketika Kita Tak lagi Bersama
Aku ingin kita akan tetap saling menyapa
walau luka mengalir darah tak berwarna
seraya meniti ulang segala jejak yang sudah kita tinggalkan
lantas menyadari bahwa menjadi tua adalah niscaya
dan untuk itu kita tak perlu menyesali semuanya
karena kita tahu waktu akan terus berlalu
dalam rasa tanpa asa

Kamis, 07 April 2011

MERAJUT LUKA

berjalan dan terus berjalan,menerobos gelapnya malam,menahan dinginya angin,sekedar mencari asa yang pernah singgah dalam dada.menahan gelora hati yang sampai saat ini masih terus menanti.pergimu tak kan pernah membuatku berhenti tuk bermimpi,keangkuhanmu tak kan mampu membuatku berhenti tuk merindu.biarlah semua berlalu membawa lukaku jauh ke dalam relung hatiku.akan ku tanam luka itu,untuk kemudian q rajut menjadi kenangan terindah dalam hidupku,bahwa aku yang mungkin hanya kau anggap sebagai serpihan kecil dari masa lalumu,pernah mengenalmu.................................

Rabu, 06 April 2011

DI UJUNG PENANTIAN

malam ini luka,tergores duri bunga
yang menyayat tajam di ujung penantian
yang mencabik harapan dari sebuah kepastian
hingga pesonamu bagai belenggu di mataku

hening terpuruk terikat bayangmu
membisu dalam benak yang tak mau beranjak
tersirat dalam catatan langkah yang semakin lemah
seakan menghilang tenggelam di sudut malam

aku sadar,.........aku bukanlah apa apa
dan aku juga bukan siapa siapa
aku tak pernah merasa punya
tapi mengapa hati ini merasa terluka

seandainya desah itu masih bisa kurasa
ahhhh....................................................
sia sia...........
karena semua sudah kembali..........kosong....!!!!!

>>>>>>>>>>>> cah ellek <<<<<<<<<<<<<

KEPADA MALAM

malam,....
di mana kau sembunyikan bulan,katakan padaku,apa ia menitipkan salam.
malam.....
jangan biarkan suasana temaram,ijinkan bintang tuk pancarkan sinarnya.
aku selalu menunggu,mengharap,merindukan setitik cahayanya
tuk sekedar terangi langkahku yang sedang mencari arah.
tuk sekedar terangi hidupku yang sedang mencari kepastian.
jangan biarkan gelap menggelayut harapanku.
jangan biarkan kelam membelenggu hari hariku.
malam.....
azinkan aku teriak.......
mengaduh sakit karena jiwa yang terbalut luka.
mengeluarkan asa yang terpendam dalam dada.
membuang rindu yang menyayat kalbu.
meringankan beban yang selalu menghimpit dada.
malam.....
aku menantimu,bersama bulan,bersama bintang...............

>>>>>>>>>>by cah ellek<<<<<<<<<<<<<<<

LUKA DISINI

q merasa ada yang tersamar,kenapa aku harus menunggu ketidak pastian.asa yang pernah kurajut tuk ku jadikan sebuah harapan kini perlahan mulai memudar.bayangan yang aku tunggu tuk jadi kenyataan kini malah mulai menghilang.pijakan yang aku harapkan tuk dapat ku jadikan arah langkah kakiku perlahan menjauh,aku tak tahu kepada siapa aku mengadu,aku hanya tahu hati ini telah tergores,perih,..........terluka,.........haruskah aku terus menanti,
Tuhan........
di sudut altar surau tua ini....
aku bersimpuh memanggilMU.
bisikan puisiMU..........
nyanyikan tembang tentang iman.
agar hati berlabuh sejuk.......
tuk meniti esok yang panjang...............